Sabtu, 16 Oktober 2010

topik PI


           Semester depan saya akan mendapat tugas PI atau penulisan ilmiah, definisi dari penulisan ilmiah sendiri adalah karya ilmiah yang disusun oleh penulis berdasarkan penelitian yang dilakukannya. Dan tugas softskill kali ini ialah menentukan topik PI. Sebenarnya saya belum bisa menentukan topik apa yang akan saya angkat untuk penulisan ilmiah saya nanti, namun saya membayangkan  mebuat otomatisasi komputer di restoran atau otomatic waitress.

           Cara kerjanya menggunakan jaringan seperti mesin ATM,  layaknya mesin ATM, kita hanya duduk dan langsung memilih makanan atau minuman yang ada dalam database komputer, dengan menggunakan aplikasi visual basic, konsep tampilan pertama adalah sapaan kepada pelanggan, kemudian adalah tampilan menu makanan dan minuman yang ingin di pesan. dan data pesanan kita langsung dikirim ke tempat pengolahan atau dapur untuk diolah oleh juru masak. dengan begitu akan mempercepat waktu dan semakin praktis.

           Demikian bayangan dari karya ilmiah yang ingin saya buat. saya harap dengan membuat program ini bisa membantu peran teknologi terlebih sistem informasi dalam kehidupan dan dalam segala bidang, demikianlah bayang – bayang penulisan ilmiah yang ingin saya buat, semoga bisa berfungsi dan digunakan dengan baik.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Peranan Sistem Informasi Dalam Pemilukada


            Kita tahu bahwa tekhnologi sekarang bisa dipakai dalam berbagai bidang, misalnya dalam pemilukada, ketika KPU ingin menyampaikan hasil dari pemilihan suara masyarakat disinilah sistem informasi berperan sangat penting. dulu KPU harus menunggu data dari daerah,Kini kita sudah mendengar istilah Quick Count, tidak lain adalah proses perhitungan secara cepat hasil pemilihan suara masyarakat.

            Cara kerja quick count sendiri ialah sebagai berikut mempersiapkan perangkat serta sistem pendukung untuk bisa mengirimkam data secara cepat ke pusat pengolah lembaga survey, perangkat tersebut mulai dari computer untuk input data, handphone untuk mengirim SMS hasil perolehan suara ke server tempat menerima data. pemilihan TPS secara acak menurut pertimbangan jumlah penduduk. mempersiapkan relawan untuk mengambil sampel dan menginputnya ke sistem data. data yang telah dikirim ke pusat nantinya akan diolah dengan terapan ilmu statistik dengan begitu lembaga survey bisa menghitung secara cepat siapa yang memenangkan pemilu.

           Dari informasi di atas kita bisa tahu bagaimana pentingnya peran tekhnologi/sistem informasi dalam berbagai bidang bahkan untuk pemilukada.

Masa Depan Indonesia Tanpa Korupsi


         Banyak yang menganggap kita sama sekali belum merasakan merdeka, memang benar, Negara kita memang belum bisa merdeka dari “jajahan” korupsi, Sebagaimana kita tahu Korupsi di Negara kita ini sudah sangat menjamur, menyebar hingga usaha berskala kecil, bahkan ada yang mengatakan korupsi di Negara kita tidak akan pernah habis karena sudah menjadi “kebudayaan” yang turun temurun hingga anak cucu. Indonesia juga mencatat rekor sebagai Negara terkorup ketiga didunia, itu merupakan tamparan keras bagi Negara yang sangat menjungjung tinggi citra dan harga diri bangsa.

         Munculnya KPK karena semakin resahnya masyarakat atas kasus – kasus korupsi yang terjadi di Negara ini, bagamana tidak, uang milyaran bahkan triliunan hilang tanpa ada yang tahu. Oleh karena itu masyarakat sangat mengharapkan kinerja KPK yang tegas dalam memberantas korupsi. Munculnya KPK sempat memberikan harapan bahwa korupsi di Indonesia akan terhenti. KPK sendiri membuat para koruptor ketar – ketir, lihat saja dengan banyak terbongkarnya kasus korupsi oleh para pejabat teras di tanah air, mulai dari kasus penggelapan dana bank century sampai aksi penggelapan pajak oleh gayus tambunan.

          Jika wabah korupsi ini tidak bisa dihentikan, janganlah berharap Indonesia akan menjadi bangsa yang “sejahtera”, Negara kita malah akan semakin mengalami kemunduran. Bayangkan jika tidak ada korupsi di Negara ini, mungkin anak-anak kurang mampu bisa mengecap bangku sekolah secara gratis, mungkin rakyat miskin bisa mendapat fasilitas kesehatan murah bahkan gratis. maka dari itu kita harus menanamkam sikap anti korupsi untuk masa depan bangsa ini yang lebih baik.

OTOBIOGRAFI


          Kali ini saya diberi tugas untuk membuat otobiografi saya sendiri. walaupun menurut saya pribadi saya ini kurang menarik namun karena ini adalah tugas mau tidak mau harus saya kerjakan. saya Gari Rilandi, terlahir di jasinga (bagi yang tidak tahu itu adalah kecamatan yang terletak di ujung kabupaten bogor barat) pada tanggal 24 november 1990, saya  merupakan putra sulung dari 4 bersaudara,terlahir di keluarga sangat sederhana, sebenarnya tidak ada yang istimewa dalam diri saya, saya hanya pribadi yang pendiam dan hanya bicara seperlunya, tapi terkadang saya bisa mendadak “cerewet” atau banyak bicara itupun jika saya menemukan teman ngobrol yang katakanlah satu pemikiran dengan saya, masa kecil hingga remaja saya habiskan di jasinga, disinilah saya bersekolah dari SD sampai masa indah SMA, mempunyai banyak teman, memulai masa puber, sampai mungkin kenakalan remaja pernah saya alami disini,itu sebabnya saya suka tempat ini karena sangat berkesan bagi hidup saya.di tempat inilah mimpi saya berawal.
          
            Di usia  5 tahun adalah pertama kali saya duduk di bangku sekolah, orang tua saya memasukkan saya di TK Aisyah Bustanul Atfhal, dulu saya sangat nakal, saya sering membuat teman saya menangis karena sering saya ejek. setelah setahun sekolah dan lulus dari TK saya melanjutkan ke tingkat sekolah dasar, SDN 1 Jasinga adalah tempat saya menimba ilmu selanjutnya, di SD saya mulai menjadi pendiam, teman saya pun terbilang sedikit, hanya yang saya kenal dari TK. pelajaran favorit saya di SD adalah olahraga, dan saya paling suka bermain sepak bola sampai-sampai saya mengoleksi 20 buah bola sepak di rumah, dulu saya merupakan anak kesayangan guru olahraga di sekolah, itu mungkin karena dia mengira saya berbakat padahal saya hanya berlari dan sesekali menggocek, modal saya hanya berlari kencang saat itu.
             
           Setelah 6 tahun belajar di SD, saya melanjutkan ke tingkat SMP, waktu itu saya masuk SMP Negeri 1 Jasinga, masa SMP saya sama sekali tidak berkesan, saya tidak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah, saat itu hanya sebatas berangkat sekolah, belajar di kelas, bubar sekolah pulang ke rumah, saya tidak pernah mengikuti kesibukan-kesibukan yang ada di sekolah, kalaupun misalnya ektrakulikuler tidak di wajibkan mungkin tidak akan saya ikuti, bahkan ketika merayakan kelulusan saya tidak hadir, saya lebih memilih pulang dan diam di rumah.
            
          Beralih ke masa SMA, saya lanjutkan di SMA Negeri 1 Jasinga, sebenarnya saya sudah hampir 100 % masuk SMK/STM, ketika saya ingin mendaftar tiba-tiba ibu saya mengurungkan niatnya untuk memasukkan nama saya di sekolah yang saya inginkan, alasannya karena STM/SMK itu sering terlibat “tauran” dan mau tidak mau saya masuk SMA ini. pada akhirnya saya merasa senang masuk sekolah ini, mungkin benar kata orang kalau masa SMA itu masa yang paling indah, saya merasa ada yang berubah dalam hidup saya yang semula saya hanya seorang pendiam, mungkin karena terbawa pergaulan, saya kembali menjadi anak yang nakal, mulai dari mengenal rokok, bolos, kabur dengan cara loncat pagar sampai saya harus berulang kali mengunjungi ruang BK, nama saya pun terkenal diantara teman dan adik kelas karena nama Gari Rilandi sering masuk daftar buku hitam, ironis karena banyak teman saya terkenal karena prestasi bukan dengan kenakalannya. masa puber juga baru saya rasakan waktu di SMA,saya mulai suka dengan lawan jenis dan mulai berpacaran. itulah masa indah saya di SMA.
            
           Setelah 3 tahun di SMA, saya melanjutkan masa pendidikan saya di universitas gunadarma, ini adalah universitas hasil rekomendasi dari kakak sepupu saya, setelah mendengar jurusan yang ingin saya tuju yaitu teknik informatika, saudara saya ini membawa saya ke universitas gunadarma, dengan akreditasinya yang sangat baik di bidang komputer saya pun langsung tertarik untuk masuk, namun sayang saya tidak diperbolehkan masuk jurusan ini karena hanya diperuntukkan untuk jurusan IPA di SMAnya, lalu saya memilih jurusan sistem informasi karena dari awal cita-cita saya ingin menjadi programer. itulah kisah tentang saya dan harapan saya adalah menjadi analis/programer handal,  dan semua saya dedikasikan kepada kedua orang tua yang telah bersusah payah mendukung saya menjalani hidup dari mulai saya kecil hingga mungkin sampai akhir saya menutup mata.

Rabu, 29 September 2010

Keterkaitan dan Implementasi Pada Grafik Komputer, Pengolahan Citra dan Game Technology



Keterkaitan dan Implementasi Pada Grafik Komputer, Pengolahan Citra dan Game Technology


Kita tahu computer pada awalnya adalah sebagai alat perhitungan, dengan jumlah data yang besar dan pengguna menginginkan sebuah data yang efisien dan efektif. Dan hal tersebut terjadi sebuah komunikasi antara manusia dan computer, dimaana banyak jenis komunikasi antara computer dan manusia. Salah satu dalam bentuk visual, yaitu seperti gambar , grafik, dll. Dimana grafik munculnya dari sebuah computer graphic,dimana grafik dapat meningkatkan komunikasi antara computer dan manusia.
Sistem Grafika computer, dimana data berupa bentuk grafik, kalo tidak seperti grafik maka pengguna tidak dapat berkomunikasi antara computer. Hal tersebut dapat dilihat, seorang operator bisa mengendalikan isi, format, bentuk, warna. Hal tersebut adalah Interactive Computer Graphic. Sistem interaktif yaitu mensimulasikan real computer pada layar.
Berdasarkan cara pandang pada layar:
1,Motion Dynamic
Dimana objek bergerak dan kita sebagai pengamat, dan sebaliknya objek tidak bergerak dan kita bergerak. Contohnya: Flight Simulator
2.Update Dynamic
Perubahan sifat pada objek berupa warna, bentuk, dll. Contohnya: simulasi tabrakan mobil.
Penerapan grafika computer dapat berupa Computer Aided Design (CAD), Presentasi, Art, Hiburan, Pendidikan dan pelatihan, Visualisasi, GUI( Graphical User Interface).
Dalam penerapan grafika computer ada berbagai macam berdasarkan factor yang kita lihat, dimana kita dapat melihat tipe dari objek dan gambar yang ditampilkan, Berdasarkan interaksi dan derajat pengendalian gambar.objek dalam layar, berdasarkan role of the picture, berdasarkan hubungan antar objek dan gambar yang ditampilkan.
Perbedaan image Proses dan Computer Graphic, yaitu Image Proses berorientasi pada pixel, sedangkan Computer Graphic berorientasi pada vector. Image proses mengolah data citra dan menghasilkan sebuah representasi 2D/ 3D, sedangkan Computer Graphic mengolah 2D/3D menjadi hasil realistic. Image Proses menitik beratkan dalam memanipulasi sebuah citra sesuai dengan keperluan user sedangkan Computer Graphic lebih mempelajari konsep dan mengimplementasikan metode untuk pembangkit citra/animasi (2D/3D). Image proses berawal dari citra digital menjadi deskripsi objek pada citra, sedangkan Computer Graphic dimana deskripsi objek dengan primitive dasar grafis utnuk membentuk citra (2D/3D)
Dalam hal ini kita mempelajari sebuah monitor, dimana monitor memiliki 3 bagian yaitu Displayimageproses, Frame Buffer dimana hal tersebut berbentuk matrix, display prosesor/Display controller. Pada tahun 60-an cara menampilakn gambar yang dilakukan oleh monitor adalah vector display/calligraphic display/stroke display. Pada tahun 70-an menggunakan raster display.
Monitor memiliki 2 jenis yaitu monitor dengan layar tabung (CRT=Catode Ray Tube) dan Layar tanpa tabung (LED, LCD, Plasma TV)

Perbedaan printer dan plotter, dimana printer menggunakan rater teknologi, sedangkan plotter menggunakan vector teknologi.Perangkat lunak grafis berupa corel draw, autocad, 3D studio max, Visio.



PENGOLAHAN CITRA


Pengolahan citra merupakan proses pengolahan dan analisis citra yang banyak melibatkan persepsi visual. Proses ini mempunyai ciri data masukan dan informasi keluaran yang berbentuk citra. Istilah pengolahan citra digital secara umum didefinisikan sebagai pemrosesan citra dua dimensi dengan komputer. Dalam definisi yang lebih luas, pengolahan citra digital juga mencakup semua data dua dimensi. Citra digital adalah barisan bilangan nyata maupun kompleks yang diwakili oleh bit-bit tertentu.
Umumnya citra digital berbentuk persegi panjang atau bujur sangkar (pada beberapa sistem pencitraan ada pula yang berbentuk segienam) yang memiliki lebar dan tinggi tertentu. Ukuran ini biasanya dinyatakan dalam banyaknya titik atau piksel sehingga ukuran citra selalu bernilai bulat. Setiap titik memiliki koordinat sesuai posisinya dalam citra. Koordinat ini biasanya dinyatakan dalam bilangan bulat positif, yang dapat dimulai dari 0 atau 1 tergantung pada sistem yang digunakan. Setiap titik juga memiliki nilai berupa angka digital yang merepresentasikan informasi yang diwakili oleh titik tersebut.
Format data citra digital berhubungan erat dengan warna. Pada kebanyakan kasus, terutama untuk keperluan penampilan secara visual, nilai data digital merepresentasikan warna dari citra yang diolah. Format citra digital yang banyak dipakai adalah Citra Biner (monokrom), Citra Skala Keabuan ( gray scale ), Citra Warna ( true color ), dan Citra Warna Berindeks.




Selasa, 04 Mei 2010

Perhitungan Pendapatan Nasional

 Pendapatan nasional adalah merupakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun. Pendapatan nasional merupakan jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun.

Tercakup dalam definisi di atas adalah ;
1. Produk dan jasa akhir, dalam pengertian barang dan jasa yang dihitung dalam PDB adalah barang dan jasa yang digunakan pemakai terakhir (untuk konsumsi).
2. Harga pasar, yang menunjukan bahwa nilai output nasional tersebut dihitung berdasarkan tingkat harga yang berlaku pada periode yang bersangkutan.
3. Faktor-faktor produksi yang berlokasi di Negara yang bersangkutan, dalam arti perhitungan PDB tidak mempertimbangkan asal faktor produksi (milik perekonomian atau milik asing) yang digunakan dalam menghasilkan output.


1. Siklus aliran pendapatan (circular flow) dan interaksi antar pasar.
a. Siklus Aliran Pendapatan (Cirlular Flow)
Model circular flow membagi perekonomian menjadi empat sector :
• Sektor Rumah Tangga (Household Sector)
• Sektor Perusahaan (Firms Sector)
• Sektor Pemerintah (Government Sector)
• Sektor Luar Negeri (Foreign Sector)

b. Tiga Pasar Utama (Three Basic Markets)
Untuk analisis ekonomi makro, pasar-pasar yang begitu banyak dikelompokkan menjadi tiga pasar utama (three basic markets) :
• Pasar Barang Dan Jasa (Goods And Services Market)
• Pasar Tenaga Kerja (Labour Market)
• Pasar Uang Dan Modal (Money And Capital Market)


Perhitungan Pendapatan Nasional
  1. Tujuan dan manfaat perhitungan pendapatan nasional
Tujuan mempelajari pendapatan nasional :
    1. Untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu Negara
    2. Untuk memperoleh taksiran yang akurat nilai barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat dalam satu tahun
    3. Untuk membantu membuat rencana pelaksanaan program pembangunan yang berjangka.
  1. Manfaat mempelajari pendapatan nasional
    1. Mengetahui tentang struktur perekonomian suatu Negara
    2. Dapat membandingkan keadaan perekonomian dari waktu ke waktu antar daerah atau antar propinsi
    3. Dapat membandingkan keadaan perekonomian antar Negara
    4. Dapat membantu merumuskan kebijakan pemerintah.
  2. Perhitungan Pendapatan Nasional
    1. Metode Produksi
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh sector ekonomi masyarakat dalam periode tertentu
Y = [(Q1 X P1) + (Q2 X P2) + (Qn X Pn) ……]
b. Metode Pendapatan
Pendapatan nasional merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan (rent, wage, interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi adalam suatu negara selama satu periode.
Y = r + w + i + p
c. Metode Pengeluaran
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh seluruh rumah tangga ekonomi (RTK,RTP,RTG,RT Luar Negeri) dalam suatu Negara selama satu tahun.
                         
         Y = C + I + G + (X – M)

Kamis, 22 April 2010

Apa Itu Inflasi ?

  inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidak lancaran distribusi barang.

  Inflasi timbul karena adanya tekanan dari sisi supply (cost push inflation), dari sisi permintaan (demand pull inflation), dan dari ekspektasi inflasi. Faktor-faktor terjadinya cost push inflation dapat disebabkan oleh depresiasi nilai tukar, dampak inflasi luar negeri terutama negara-negara partner dagang, peningkatan harga-harga komoditi yang diatur pemerintah (administered price), dan terjadi negative supply shocks akibat bencana alam dan terganggunya distribusi.


  Faktor penyebab terjadi demand pull inflation adalah tingginya permintaan barang dan jasa relatif terhadap ketersediaannya. Dalam konteks makroekonomi, kondisi ini digambarkan oleh output riil yang melebihi output potensialnya atau permintaan total (agregate demand) lebih besar dari pada kapasitas perekonomian. Sementara itu, faktor ekspektasi inflasi dipengaruhi oleh perilaku masyarakat dan pelaku ekonomi dalam menggunakan ekspektasi angka inflasi dalam keputusan kegiatan ekonominya. Ekspektasi inflasi tersebut apakah lebih cenderung bersifat adaptif atau forward looking. Hal ini tercermin dari perilaku pembentukan harga di tingkat produsen dan pedagang terutama pada saat menjelang hari-hari besar keagamaan (lebaran, natal, dan tahun baru) dan penentuan upah minimum regional (UMR). Meskipun ketersediaan barang secara umum diperkirakan mencukupi dalam mendukung kenaikan permintaan, namun harga barang dan jasa pada saat-saat hari raya keagamaan meningkat lebih tinggi dari komdisi supply-demand tersebut. Demikian halnya pada saat penentuan UMR, pedagang ikut pula meningkatkan harga barang meski kenaikan upah tersebut tidak terlalu signifikan dalam mendorong peningkatan permintaan.



 Inflasi juga dapat dibedakan :
  1. Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
  2. Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
  3. Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun) 
  4. Hiperinflasi(lebih dari 100% / tahun)
LANGKAH MEMBENDUNG INFLASI

1. Mengawal Permintaan
Jumlah permintaan melebihi jumlah penawaran di pasaran menyebabkan harga meningkat. Oleh itu adalah perlu untuk mengekalkan jumlah permintaan pada tahap yang munasabah.

2. Mengawal Bekalan
Dilakukan dengan cara meningkatkan bekalan melalui peningkatan produktiviti, memperbaiki jaringan pengedaran, mengimport bahan mentah yang lebih murah dan mengurangkan pembaziran merupa-kan langkah berkesan untuk mengurangkan tekanan inflasi.

3. Polisi Ekonoml Makro
Tindakan Kerajaan melalul pengurusan cukal, kewangan dan pentadbiran untuk menentukan halacara pembangunan negara.